1000 Proyek Arduino : Proyek 1 — Menguji LED Bawaan Arduino

Ini adalah percobaan pertama dalam rangkaian pembelajaran 1000+ Proyek IoT KOMPUTROBOTIKA. Pada tahap awal ini kita belum menggunakan komponen tambahan. Kita hanya akan memanfaatkan LED yang sudah tersedia pada papan Arduino untuk memahami cara mikrokontroler memberikan perintah pada sebuah output.

Tujuan Percobaan

  • Mengenal Arduino sebagai mikrokontroler.
  • Mengenal konsep output digital.
  • Memahami kondisi HIGH dan LOW.
  • Mengenal fungsi pinMode(), digitalWrite(), dan delay().
  • Memastikan Arduino dapat diprogram dan bekerja dengan baik.

Alat yang Digunakan

  • 1 Arduino Uno atau board Arduino yang kompatibel.
  • 1 kabel USB.
  • Komputer yang sudah terpasang Arduino IDE.

Mengenal LED Bawaan Arduino

Pada Arduino Uno terdapat sebuah LED bawaan yang biasanya diberi tanda L. LED ini terhubung dengan pin digital 13.

Arduino menyediakan konstanta:

LED_BUILTIN

sehingga kita tidak perlu menuliskan angka pin 13 secara langsung.

Dengan menggunakan LED bawaan ini, kita dapat melakukan percobaan pertama tanpa memasang LED, resistor, atau kabel jumper pada breadboard.

Program Arduino

void setup() {
  pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT);
}

void loop() {
  digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH);
  delay(1000);

  digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW);
  delay(1000);
}

Cara Kerja Program

Bagian:

void setup() {
  pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT);
}

dijalankan satu kali ketika Arduino mulai bekerja.

Perintah:

pinMode(LED_BUILTIN, OUTPUT);

memberitahu Arduino bahwa pin yang terhubung dengan LED akan digunakan sebagai output.

Selanjutnya bagian:

void loop()

akan dijalankan berulang-ulang selama Arduino mendapatkan daya.

Perintah:

digitalWrite(LED_BUILTIN, HIGH);

membuat pin berada pada kondisi logika HIGH sehingga LED menyala.

Kemudian:

delay(1000);

membuat Arduino menunggu selama 1000 milidetik atau 1 detik.

Setelah itu:

digitalWrite(LED_BUILTIN, LOW);

mengubah pin menjadi LOW sehingga LED mati.

Arduino kembali menunggu selama 1 detik sebelum mengulangi proses dari awal.

Hasil yang Diharapkan

LED bawaan Arduino akan:

  • menyala selama 1 detik,
  • mati selama 1 detik,
  • kemudian mengulangi proses tersebut terus-menerus.

Konsep Elektronika yang Dipelajari

Dalam sistem digital, sebuah pin dapat berada dalam dua kondisi dasar:

Kondisi Makna LED
HIGH Logika 1 Menyala
LOW Logika 0 Mati

Pada percobaan ini kita mulai melihat bahwa sebuah mikrokontroler dapat mengendalikan kondisi listrik pada pin berdasarkan program yang kita tulis.

Percobaan Lanjutan

Ubah:

delay(1000);

menjadi:

delay(500);

Perhatikan perubahan kecepatan kedipan LED.

Kemudian coba:

delay(100);

Bandingkan hasilnya.

Pertanyaan Pengamatan

  1. Apa yang terjadi ketika nilai delay() diperkecil?
  2. Apa perbedaan kondisi HIGH dan LOW?
  3. Mengapa pinMode() diletakkan di dalam setup()?
  4. Mengapa LED terus berkedip tanpa kita menjalankan program berulang kali?

Kesimpulan

Pada percobaan pertama ini kita telah menggunakan Arduino untuk mengendalikan sebuah output digital. Dengan hanya beberapa baris program, Arduino dapat menyalakan dan mematikan LED secara berulang.

Konsep sederhana ini nantinya menjadi dasar untuk mengendalikan berbagai komponen lain seperti buzzer, transistor, relay, motor, display, hingga sistem IoT dan robotika.

Proyek berikutnya: Mengenal Cara Kerja Resistor dengan Arduino.